Abstract | Setiap tahun, kebutuhan akan hasil perkebunan meningkat. CPO (Crude Palm Oil) merupakan salah satu produk pertanian yang sangat disukai di beberapa negara.àIndonesa menjadi negara penyumbang CPOàterbesar di Amerika Serikat pada tahun 2022àdengan nilai penjualan 2 miliar US$ atau 84àpersen dari total nilai penjualan imporàCPO di Amerika Serikat.àTujuan dari penelitian ini ialah menganalisis keunggulan komparatif dan kompetitif komoditi CPO Indonesia dibandingkan denganàMalaysia, Kolombia, dan Ekuadoràtahun 2013àâ 2022àserta mengetahui kekuatan ekspor CPO Indonesia di pasaràAmerika Serikat yang dibandingkan denganàempatànegara pesaingnya.àKeunggulan komparatif akan dianalisis menggunakan indeks revealed comparative advantageà(RCA) sedangkan keunggulan kompetitif akan dianalisis menggunakanàindeks spesialisasi perdagangan (ISP).àHasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki daya saingàkomparatifàyang lebih unggul dari Malaysia, Kolombia, dan Ekuador yaitu sebesar 67,08. àDaya saing kompetitif yang dihitung menggunakan analisis ISP memberikan hasil yang menunjukkan bahwa negara Indonesia, Malaysia, dan Ekuador memiliki nilai rata-rata sebesar 1,00, 0,89, dan 0,90. Hal ini menunjukkan bahwa negara Indonesia, Malaysia, dan Ekuador memiliki ekspor CPO yang berada pada tahap pematangan, sehingga produk CPO mereka sangat bersaing di pasar Amerika Serikat.àSedangkan Kolombia memiliki nilai sebesar 0,40 yang artinya negara tersebut ada pada tahap pertumbuhan ekspor. Hal tersebutàmenunjukkan bahwa Amerika Serikatàsangat potensial sebagai negara tujuan ekspor CPO IndonesiaKataàkataàKunci: Analisis Daya Saing, RCA, ISPà|