Abstract | Beach Sodong sand is one of the beach sand areas used for rice cultivation. The use of sandy soil for rice cultivation requires more effort than conventional land management and even though it is cultivated on flat land, it must still be profitable for farmers to be considered economically viable. From the description above, the researcher wanted to examine the effect of the inputs used on the production and feasibility of lowland rice cultivation on the sandy soil of Sodong Beach. This study used the analysis of the Cobb Douglas production function to determine the effect of production factors (land area, seeds, nitrogen fertilizers, phosphate fertilizers, potassium fertilizers, pesticides, herbicides, labor and growing season) on rice production on sandy soils. In addition, the economic feasibility of farming is calculated by calculating the cost, income, revenue and R/C ratio of rice farming. The respondents of this research were 62 respondents who were selected using random sampling technique. The results showed that the independent variables that had a significant effect on the dependent variable were land area, use of nitrogen fertilizers, labor and planting season. The R/C coefficient in season 1 was 1.18 while in season 2 it was 0.84 which means it is feasible to plant rice in season 1, and in season 2 it is not feasible.INTISARIPasir Pantai Sodong merupakan salah satu kawasan pasir pantai yang digunakan untuk penanaman padi. Penggunaan tanah berpasir untuk budidaya padi membutuhkan usaha yang lebih dari pengelolaan lahan konvensional dan meskipun dibudidayakan di lahan datar, namun harus tetap menguntungkan bagi petani untuk dianggap layak secara ekonomi. Dari uraian di atas, peneliti ingin mengkaji pengaruh input yang digunakan terhadap produksi dan kelayakan budidaya padi sawah di tanah berpasir Pantai Sodong. Penelitian ini menggunakan analisis fungsi produksi Cobb Douglas untuk mengetahui pengaruh faktor produksi (luas lahan, benih, pupuk nitrogen, pupuk fosfat, pupuk kalium, pestisida, herbisida, tenaga kerja dan musim tanam) terhadap produksi padi pada tanah berpasir. Selain itu, kelayakan ekonomi usahatani dihitung dengan menghitung biaya, pendapatan, penerimaan dan R/C rasio usahatani padi. Responden penelitian ini sebanyak 62 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas yang berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat adalah luas lahan, penggunaan pupuk nitrogen, tenaga kerja dan musim tanam. Koefisien R/C pada musim 1 sebesar 1,18 sedangkan pada musim 2 sebesar 0,84 yang berarti layak untuk menanam padi pada musim 1, dan pada musim 2 tidak layak.ÃÂ |